MARTABAT TUJUH
Bermula kisah kala alam belumlah ada
hanya Allah yang mutlak wujudNya, Zat yang maha
sempurna
belum bernama,
bersifat apalagi beraf’al, disebut kunnah zat di alam ahadiah
ketika IA rindu akan diriNya, wadah bercermin
mengumumkan diri
Tajallilah ia pada sifatNya maka Ta’yun awwal pun
terjadi
Hakekat Muhammadiah Sebutannya, duduk dimakam Wahdiah
dari Hakekat Muhammad menjadi Hakekat Insan
Tajalli Allah pada sifat dan asma Ta’yun Tsani pun
terjadi,martabat Wahidiah sebutanya
Ketiga martabat bersifat Qadim lagi Baqa’,Mahluk
belumlah wujud dalam rupa
Allah Esa dengan Zat, Sifat, Asma’ dan Af’alNya yang
sempurna
dari Wahidiah lahirlah Nur Muhammad
cikal bakal seluruh mahluk yang berjahir dan berbatin
Nur Muhammad bersaksi akan ke Esa an Allah, di jawab
Allah dengan persaksian akan utusaNnya
darinya lahir dua
kalimah syahadat pintu gerbang Dinul Islam
dari alam roh menuju alam mitsal, sang insan
dititiskan ke sulbi ayah penyaksianpun diikrarkan
alastu bi
rabbikum … kaalu bala syahidna, HAKEKAT
SYAHADAT TAUHID pun ditegaskan
jahirlah ia dari empat anasir mani namanya
ketika mani menjadi manikam dan berdiam di rahim ibu
martabat ajsam tempatanya, janin sebutannya
ketika janin sempurna sebagai wadah, dituplah roh
padanya
roh dari nur Muhammad, dari hakekat insan, dari
hakekat Muhammadiyah, dari kunnah zat
bersatulah semua martabat dalam janin, lahir kedunia
fana menjadi Insan yang sempurna
jalan tanajjul
dijelaskan
berkembanglah jasad seiring meresapnya ruh, dari kanak
kanak hingga masa balig tiba
memberontaklah ruh untuk mengenal Allah, Fitrah sebutannya, syariat agama
tuntutannya
dari FITRAH menjadi AHMAD menjahirlah
MUHAMMAD satu bentuk dari tiga nama
dari Muhammad menjadi HAMBA, hukum syariatpun berlaku padanya
dari Muhammad menjadi RASULULLAH, hukum ma’rifat wajib
padanya
Cap Nubuah pun terwujud, Muhammad bin Abdullah teladannya
maka insan menjadi sempurna ‘ insan kamil ’ sebutannya
inilah Hakekat SYAHADAT
RASUL
dari sayahadat Rasul menjadi syahadat Tauhid
bermesraanlah Nur Muhammad dengan Tuhannya
NUR alan NUR ( cahaya diatas cahaya ) asal dari segala
yang ada
sempurnal segala cerita
dinukil dari Ibnu Arabi, disempurnkan Syekh Muhammad
Isa Sindhi al-Burhanpuri
Martabat tujuh sebutannya,
Wihdatul Wujud Hakekatnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar