MEMAHAMI ZAT
ALLAH TA’ALA
( Allah Maha Esa dan Maha Tunggal )
Allah Ta’ala adalah :
Nama zat yang Maha Esa
Karena Maha Esa maka taklah ada SekutuNya
( Kerena Sempurna maka tak ada yang menyamainya )
Sebab setiap sekutu berarti berbilang dan yang berbilang
tak layak menjadi Tuhan
( Kesempurnaan yang memiliki persamaan berarti tidak
sempurna )
Menyamakan adalah hakekat Musyrik
Maha Esa taklah ada Awal dan Akhirnya
( karena Sempurna maka tak berpermulaan dan
berkesudahan )
Sebab setiap yang bermula berarti ciptaan,(( mahluk )) atau turunan,(( anak ))
Yang berkesudahan pastilah tidak abadi, yang tidak
abadi pasti binasa (( fana ))
( jika tuhan adalah mahluk dan fana, masihkah kita
menyebutnya Tuhan )
Kefanaan bukanlah sifat Tuhan
Allah Ta’ala adalah :
Nama zat yang Maha Tunggal
Karena Maha Tunggal maka taklah ada seumpamanya
( Karena Tunggal maka tak dapat digambarkan )
Sebab setiap gambaran adalah rekayasa dan setiap
rekayasa berarti mahluk
( Mungkinkah mahluknya mahluk menjadi Tuhan )
Rekayasa adalah hakekat Berhala
Maha Tunggal maka tak adalah Tandingannya
( yang memiliki tandingan berarti memiliki kawan atau
lawan )
Tuhan berkawan tidaklah ia kuat dan sempurna sebab
yang berkawan pastilah perlu
Tuhan berlawan
tidaklah ia merasa aman dan selalu waspada terhadap lawannya
( Jika Tuhan berkawan dan memiliki lawan, masihkah
kita menyebutnya Tuhan )
Kelemahan bukanlah sipat Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar