Kamis, 22 Januari 2015

MEMAHAMI ZAT ALLAH TA’ALA
( Allah Maha Esa dan Maha Tunggal )




Allah Ta’ala adalah :
Nama zat yang Maha Esa

Karena Maha Esa maka taklah ada SekutuNya
( Kerena Sempurna maka tak ada yang menyamainya )

Sebab setiap sekutu berarti berbilang dan yang berbilang tak layak menjadi Tuhan
( Kesempurnaan yang memiliki persamaan berarti tidak sempurna )

Menyamakan adalah hakekat Musyrik


Maha Esa taklah ada Awal dan Akhirnya
( karena Sempurna maka tak berpermulaan dan berkesudahan )

Sebab setiap yang bermula berarti ciptaan,(( mahluk ))  atau turunan,(( anak ))
Yang berkesudahan pastilah tidak abadi, yang tidak abadi pasti binasa (( fana ))
( jika tuhan adalah mahluk dan fana, masihkah kita menyebutnya Tuhan )

Kefanaan bukanlah sifat Tuhan

Allah Ta’ala adalah :
Nama zat yang Maha Tunggal

Karena Maha Tunggal maka taklah ada seumpamanya
( Karena Tunggal maka tak dapat digambarkan )

Sebab setiap gambaran adalah rekayasa dan setiap rekayasa berarti mahluk
( Mungkinkah mahluknya mahluk menjadi Tuhan )

Rekayasa adalah hakekat Berhala


Maha Tunggal maka tak adalah Tandingannya
( yang memiliki tandingan berarti memiliki kawan atau lawan )

Tuhan berkawan tidaklah ia kuat dan sempurna sebab yang berkawan pastilah perlu
Tuhan berlawan  tidaklah ia merasa aman dan selalu waspada terhadap lawannya
( Jika Tuhan berkawan dan memiliki lawan, masihkah kita menyebutnya Tuhan )

Kelemahan bukanlah sipat Tuhan








Tidak ada komentar:

Posting Komentar