DIABOLISME
( antara Ma’rifat dan Kafir )
Kita sama paham, iblis dilakna bukan karena ma’rifat
tapi kerna mengingkari perintah Allah untuk sujud kepada Adam
Bagi yang makrifat, sampai menyatu dengan Allah
baik melalui martabat maupun makam
baik melalui sifat ataupun asma
bolehkan meninggalkan perintah Allah ?
Ketika tidak bisa lagi dibedakan antara hamba dan tuhan
ketika duduk dimakan ahdiah, tenggelam dalam kunnah zat
bolehkan meninggalkan perintah Allah ?
karena sudah menjadi Allah
Iblispun duduk dimakam ini, ia tetap dilaknat
Ketika kita syuhud dengan ap’al
lebur dengan sifat, tenggelam dalam asma’
lalu menyatu dengan zat wajibul wujud
bolehkan meninggalkan perintah Allah ?
karena berwujud tunggal
Iblispun duduk dimakam ini, ia tetap dilaknat
Untuk itu ada Rasulullah, Muhammad bin Abdullah
teladan bagi yang makrifat, sampai menyatu dengan Allah
baik melalui martabat maupun makam, baik melalui sifat ataupun asma
Maka lahirlah rukun Islam dalam zahir dan batin, jasadi dan rohani
Bukan seperti iblis,
Ma’rifat tanpa ketaatan, berilmu tanpa Amal
hingga lahirlah kesombongan
mempermasalhkan bahasa, mencari alasan
mengakali istilah, mencari pembenaran
Bukan seperti iblis,
mengemukakan asal usul untuk mengingkari perintah Allah untuk sujud pada Adam asal usul terendah
Fahamilah !!!
ilmu batin setingkat malaikat dan iblis
harus sujud pada ayahnda Adam sebab Adam menzahir. untuk itulah ia menjadi Khalifah Allah
tenggelamlah rahasiamu dalam syahadat
berwujudlah ia dalam sholat, puasa, zakat dan haji
serta amalan ammiyah yang mengiringinya
maka jadilah kau Adam sang khalifah
jadilah Ahmad dan Muhammad
jadilah Rasul dan Hamba
maka sempurnalah
sang insan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar